Hidup ini kejam, terlebih bila harus hidup di kota orang. Kurang lebih begitulah yang bisa aku gambarkan betapa seseorang berusaha keras agar ia tetap bertahan dan tidak lantas menyerah dengan keadaan. Kawan, aku ingin bercerita sedikit tentang pamanku.
Pamanku yang tampan ini namanya Mahfud Rochman. Tapi hampir dari kami yang mengenalnya lebih suka memanggilnya "MAN", ya, begitulah sosok yang bagiku adalah seseorang yang sangat luar biasa. Semasa dia masih kecil, yang aku tahu dari cerita kakek-nenekku, man adalah seorang anak laki-laki yang luar biasa nakalnya. Bahkan bisa dibilang amit-amit kelewat batas. Tapi, beranjak SMA man mulai suka menyibukkan diri untuk ikut dengan club bola voli di sekolahnya. Namun sayangnya, hal itu tidak berlangsung lama. Namun, ia tidak lantas berputus asa dan ongkang-ongkang tanpa berbuat sesuatu. Dia yang aku kenal adalah orang yang suka belajar dengan hal-hal baru. Lebih dari hanya sekedar belajar, man boleh jadi bisa mencuri sekaligus bisa jauh lebih unggul dari orang yang dia ambil ilmunya. Usaha kerasnya itu tidak sia-sia. Setelah cukup lama belajar senam, berawal dari hanya sekedar iseng menyaksikan orang-orang senam, man tumbuh menjadi seorang instruktur senam dengan jam terbang tinggi. Jangan ditanyakan lagi berapa banyak prestasi yang ia torehkan semasa itu. Bahkan untuk menaruh pialanya pun rumah kakek-nenekku sudah tidak muat. Singkat cerita seperti itu awal dari karir pamanku.
Pamanku yang tampan ini namanya Mahfud Rochman. Tapi hampir dari kami yang mengenalnya lebih suka memanggilnya "MAN", ya, begitulah sosok yang bagiku adalah seseorang yang sangat luar biasa. Semasa dia masih kecil, yang aku tahu dari cerita kakek-nenekku, man adalah seorang anak laki-laki yang luar biasa nakalnya. Bahkan bisa dibilang amit-amit kelewat batas. Tapi, beranjak SMA man mulai suka menyibukkan diri untuk ikut dengan club bola voli di sekolahnya. Namun sayangnya, hal itu tidak berlangsung lama. Namun, ia tidak lantas berputus asa dan ongkang-ongkang tanpa berbuat sesuatu. Dia yang aku kenal adalah orang yang suka belajar dengan hal-hal baru. Lebih dari hanya sekedar belajar, man boleh jadi bisa mencuri sekaligus bisa jauh lebih unggul dari orang yang dia ambil ilmunya. Usaha kerasnya itu tidak sia-sia. Setelah cukup lama belajar senam, berawal dari hanya sekedar iseng menyaksikan orang-orang senam, man tumbuh menjadi seorang instruktur senam dengan jam terbang tinggi. Jangan ditanyakan lagi berapa banyak prestasi yang ia torehkan semasa itu. Bahkan untuk menaruh pialanya pun rumah kakek-nenekku sudah tidak muat. Singkat cerita seperti itu awal dari karir pamanku.





