Maret 23, 2012

Mr. Dee

Diposting oleh Sabita Normaliya di 07.59 0 komentar
Resah Dan Gelisah... Menunggu Disini
Disudut Sekolah...
Tempat Yang Kau Janjikan
Ingin Jumpa Denganku
Walau Mencuri Waktu...
Berdusta Pada Guru

Malu Aku Malu Pada Semut Merah
Yang Berbaris Di Dinding
Menatapku Curiga
Seakan Penuh Tanya... Sedang Apa Disini ?
Menanti Pacar Jawabku

Sungguh Aneh Tapi Nyata Tak'kan Terlupa...
Kisah Kasih Disekolah... Dengan Si Dia
Tiada Masa Paling Indah... Masa-Masa Disekolah
Tiada Kisah Paling Indah... Kisah-Kasih Disekolah
 
Kisah Kasih di Sekolah- Obbie Mesakh 
------------------------------------------------------------------------------
 
Deretan kalimat yang tersusun rapi di atas cukup membuat aku tergugah dan kembali ingin kemasa itu.  Masa-masa sekolah, masa putih abu-abuku. Dua tahun kukira sudah cukup lama untuk aku tidak lagi merasakan pahit manisnya cerita SMA, dan kini akupun mulai merindukannya. Disini aku tertawa, disini aku juga menangis, dan disini, ditempat ini, aku juga sempat jatuh cinta.

Februari 02, 2012

aku pernah di sana

Diposting oleh Sabita Normaliya di 20.45 0 komentar
Pagi ini aku terbangun lebih awal dari hari-hari biasanya. 05.30. Hehe bagiku ini masih pagi. Maklum ini liburan, jadinya sifat malasku kambuh. Pagi ini aku lantas terbangun karena dibangunkan ibu dan dimintai tolong mengantarkan ayah ke dokter di kantor. Kenapa lagi ayah, ucapku dalam hati sembari bangun dengan setengah hati. 

Aku bergegas mandi dan berdandan sepantas mungkin. Jelas saja, hari ini aku akan mengojeki ayah ke kantor yang notabene lingkungan militer yang disiplin. Beberapa saat berselang setelah bersiap-siap akhirnya kamipun berangkat. Kawan, apa yang ada di dalam pikiran kalian? Apa kalian tahu kalau saat itu aku harus membonceng ayahku yang tinggi besar itu? Aku tidak bisa membayangkan aku dengan motor matik mengojeki ayah ke kantor. Dengan hati-hati aku mengendarainya dan akhirnya kamipun tiba dengan selamat tidak kurang satupun di kantor ayah.

Februari 01, 2012

teman dekat ayahku

Diposting oleh Sabita Normaliya di 09.26 1 komentar
Kemarin pagi anjingku menggonggong dengan nada khasnya yang sudah aku hafal. "Ada tamu". Tanpa ragu, tanpa canggung ku langkahkan kaki dan segera melihat siapa gerangan yang berkunjung ke rumahku pagi ini. Dengan PD-nya aku yang belum mandi dan masih menggenakan piyamapun akhirnya membukakan pintu. Ternyata dua orang berseragam tentara yang tidak aku kenal. Tapi satu hal yang aku tahu, bahwa dua orang berseragam tentara itu adalah teman ayahku. Segera kupersilakan masuk dan memanggil ibu yang sedari tadi kulihat mencuci.

Januari 18, 2012

I'm in Love with My Bestfriend

Diposting oleh Sabita Normaliya di 21.34 4 komentar
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
"Lucky" by Jason Mraz ft Colbie Caillat

 Naksir sama sobat sendiri? Apa iya bener-bener beruntung kayak lirik lagu di atas? Sebenarnya segala sesuatu itu harus kita lihat dari dua sisi yang berbeda. Mungkin ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa jatuh cinta dengan sahabat akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tapi jangan salah, Kawan, kalau ternyata banyak pihak-pihak yang malah mengatakan sebaliknya.

Januari 17, 2012

sedetik berlalu

Diposting oleh Sabita Normaliya di 11.55 0 komentar

11:11 kurang lebih jam digital laptop menunjukkan deretan angka tersebut. Aku baru saja memantapkan dudukku kembali di depan layar laptop. Beberapa detik sebelumnya panggilan Ibu, menarik aku untuk beranjak dari kasur dan lantas menemuinya di dapur. Nampaknya colokan yang baru dibelinya ditoko alat listrik tidak sama dengan charger laptopku yang satunya. Akupun tidak tahu pasti, pikirku laptop-laptop ini memiliki charger yang sama. Tapi tanpa banyak ucap, Ibu segera kembali ke toko alat listrik dan segera menukarnya.

Mungkin untuk kalian hal ini terkesan biasa saja. Tapi bagiku? Akupun sampai tidak tahu harus berucap apa. Aku malu dengan diriku. Betapa ibu rela mondar-mandir untuk anaknya. Sementara aku? Ya Tuhan ketika aku meminta dan bersimpu di hadapanMu, aku ingin sekali menjadi manusia yang lebih baik lagi. Tapi mengapa sampai detik ini aku belum mampu? Tapi Engkau menguatkan bahu Ibuku yang semakin senja dengan kebaikan dan juga ketulusan hatinya. Tiada lain yang mampu aku ucapkan, selain kata terimakasih Ibu..

Januari 15, 2012

anak perempuan di mata orang tuaku

Diposting oleh Sabita Normaliya di 19.08 0 komentar

Kini usiaku sudah berkepala dua. Bukan usia yang muda lagi seperti dahulu manakala aku masih duduk di bangku sekolah dan menghabiskan banyak wantuku hanya untuk bermain dan juga melakukan hal-hal bodoh yang tidak seharusnya aku lakukan. Menyesal? Percuma. Menyesal hanya membuat waktuku tersita dan tidak ada yang bisa mengembalikan keadaan menjadi jauh lebih baik. Tapi sekarang aku harus berjanji pada diriku sendiri bawasannya aku harus menjadi pribadi yang lebih baik.

Masa muda tidak akan pernah terulang lagi. Masa-masa sekolah dimana kita bisa melakukan banyak hal, masa dimana kita seringkali tertawa, menangis, marah, dan bahkan sedih lantaran sakit hati. Begitu juga dengan masa sekolahku dahulu. Walaupun memang masa-masa antara aku dan juga sebagian besar temanku adalah berbeda.

Januari 13, 2012

Pengorbanan Orang Tua

Diposting oleh Sabita Normaliya di 19.08 0 komentar
Beberapa hari yang lalu aku menyaksikan tayangan televisi "Jika Aku Menjadi". Ya memang bisa dibilang kalau hampir setiap hari itulah yang menjadi tayangan televisi favoritku. Tapi, bagiku episode sore itu sangat menarik dan banyak memberikan aku pelajaran berharga. Jujur, aku sampai menitikan air mata.


Entah siapa nama bapak, ibu atau anak-anaknya, nampaknya aku sudah benar-benar lupa. Tapi yang jelas aku masih cukup ingat dengan ceritanya. "Jika Aku Menjadi" kala itu berlokasikan di Kabupaten Malang. Ya memang bisa dibilang tidak jauh dari tempat tinggalku. Bahkan dalam salah satu cuplikan ditayangkan keluarga mereka sempat mengunjungi sebuah arena wisata yang sangat dekat dengan rumahku, pemandian wendit. Ups, tapi bukan ini masalah yang sebenarnya ingin aku tuliskan di postingan kali ini. Inilah kisah hidup yang ingin aku bagikan.

Januari 09, 2012

bersepeda dengan mbah kung

Diposting oleh Sabita Normaliya di 07.33 1 komentar
Oh iya kawan, kalau mungkin beberapa dari kalian belum tahu kalau aku sangat menyukai olahraga yang satu ini, maka saat ini aku ingin sedikit berbagi tentang kegemaranku dengan olahraga bersepeda ini. 


Sebenarnya jauh-jauh hari, kami (aku dan juga mbah kakungku) sudah merencanakan akan bersepeda bersama-sama lagi. Tapi, tetap saja aku yang selalu membatalkannya dengan berbagai alasan. Kali ini agaknya aku harus merealisasikannya karena aku semakin tidak enak dengan mbah kung yang selalu menanyakan kapan kami bisa bersepeda bersama-sama lagi.

Dan memang benar pada akhirnya kamipun bersepeda bersama kemarin. Pagi hari aku sudah terbangun untuk melakukan shalat subuh. Tapi, aku memutuskan untuk tidur lagi karena bingung mau berbuat apa setelah shalat subuh. Sekitar tiga puluh menit berlangsung tiba-tiba aku mendengar suara mbah kung sudah di depan rumah. Aku segera beranjak dari kasur dan lekas ganti baju. Setelah aku siap, begitu juga dengan sepeda-sepeda kami, maka kini saatnya kami berangkat untuk mengayuh sepeda itu.

Januari 02, 2012

Hijab

Diposting oleh Sabita Normaliya di 17.51 0 komentar
 Berdasarkan hasil searchinganku di google, hijab (bahasa Arab: حجاب ) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti penghalang. Pada beberapa negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata "hijab" lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim. Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama.

Ok, Kawan, disini aku ingin sedikit berbagi cerita. Sebuah cerita yang ini adalah cerita tentang diriku sendiri. Aku sendiri tidak begitu ingat kapan tepatnya aku memutuskan untuk memilih jalan ini. Jalan untuk diriku menjadi lebih baik, InsyaAllah semoga demikian. Aku memutuskan untuk mengenakan jilbab.
 

Kembang Gula Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea